Sudah Tahu

Baiklah, hari ini adalah hari pertama weekend panjang dan hari libur nasional Menjelang Natal dan kebetulan adalah juga hari peringatan Maulid Nabi. Dan bisa ditebak, jalanan menuju kawasan tertentu sangat padat. Dari Ibu Kota menuju Bandung terpantau sangat padat, begitu pula menuju Kota Bogor.

The Force Awakens, Kisah Dramatis Keluarga Tiga Huruf

SPOILER ALERT Akhirnya hari kemarin nonton juga ini film -sambil kerja-, nonton sambil kerja, enak kan? :D. Buat saya kesimpulannya secara keseluruhan memuaskan, dari teknologi, editing, sinematografi, casting, setting, scoring dll, tidak percuma menunggu panjang 2 tahun ini. Kalau ada sedikiiiiiiit saja komplen dari soal plot cerita, tapi masih bisa diabaikan lah dan mudah-mudahan di…

Kisah Sabron Mencari Makan

Panas terik membakar jagad, Sabron abai tak mengindahkan. Mendamba receh dari pertigaan, tempat mobil acak boleh diurut. Bersyukur untuk bayangan, bisa berpindah saat kepanasan. Surya tegak waktunya buang lapar dahaga.

Siapa Berani Bilang Mourinho Cemen?

Kemarin ada tiga berita besar yang berseliweran di jagad internet yang mendominasi timeline sosmed kita; yang pertama berita Premiere film yang ditunggu-tunggu seluruh dunia – Star Wars The Force Awakens, kedua berita tentang kontoversi Mentri Jonan melarang pengoperasian Go-Jek dan di hari yang sama merevisinya, karena panggilan Presiden Jokowi dan yang terakhir tentang dipecatnya Pelatih…

Berpindah Dalam Diam

Saat mandi dan memperhatikan aliran air bercampur buih sabun ke arah lubang pembuangan, saya melihat satu bentuk yang sangat familiar yaitu gambaran sebuah galaksi di jagat raya. Berputar berlawanan arah jarum jam, sebelum akhirnya menghilang turun ke pipa pembuangan.

Menyesal

Kemarin pagi saat dalam perjalanan ke kantor berada pada satu titik yang secara visual sangat bagus. Sebuah scenery yang sepertinya susah diulang dalam waktu lama. Di sekitar South City, jalan penghubung antara Pondok Cabe dan Cinere, tepat di jalan menurun sebelum jembatan yang disebut Golden Bridge saya bisa melihat dengan jelas gunung Salak menjulang.

Di Bawah Nol Derajat bagian 3

74 orang mulai bergerak bersama dalam asa, mengurut jejak tapak kaki yang membentuk guratan kasar dibuat tiga pasang kaki tim pelopor. Sekarang jam menunjukkan empat lewat, waktu biasanya untuk menikmati segelas kopi dan sepotong roti bakar, waktu di mana bayangan memanjang menjauh dari peraduan matahari. Bripda Fadli bersama Galuh, satpam hotel di Jalan Antasari berjalan…

Di Bawah Nol Derajat bagian 2

Tiga Marinir sukarela siap dengan bekal baju tebal, perlengkapan dalam ransel dan tekad. Latihan mereka di laut, pantai, kota dan hutan, semuanya tropis. Dua hari ini mereka bertemu muka kekuatan alam lain yang tak pernah terlintas dalam benak, salju putih yang ganas, bukan jenis yang menyenangkan laiknya yang tampil di layar kaca.

Di Bawah Nol Derajat

Aksa menggerakkan kaki-nya yang terasa makin kaku, berlari menapakkan sepatu boot ke pijakan yang tak terlihat. Hembusan nafas tersengal mengembun menghangatkan wajahnya, silih beganti dengan dingin angin yang tak biasa. Gigi gemeretuk tak bisa ditahan, lidahnya ditekan ke langit-langit agar tak tergigit. Baju tebal berlapis-lapis membuat badannya berat, tapi itu yang membuatnya hangat. Deru angin…

Pilkada Tukang Obat

Di sebuah pinggiran lapangan terbuka kadang halaman masjid besar, menarik pengunjung yang berlalu lalang, lelaki yang tidak muda lagi berteriak-teriak, menyemburkan kalimat-kalimat menghipnotis. Logika dipermainkan, kesadaran dibenamkan tinggal kekaguman yang tertinggal. Sebuah salep serbaguna, membuang pergi ratusan penyakit, membunuh putus asa, di kala dokter dan asuransi tidak lagi dipercaya.

Perjalanan 50ribu

Halo, saya ARQ729341, selembar uang Rp. 50.000,- dan ini kisah perjalanan saya Hari ini hari keberuntunganku, akhirnya keluar juga dari antrian di mesin ATM ini bersama 5 teman yang lain. Sekarang aku berada dalam dompet seorang perempuan bernama Kirana, dompet yang wangi, berwarna hijau muda. Setelah menunggu berhari-hari dalam kegelapan, dan bertumpukan, akhirnya aku bisa…

Iri Dengan Musisi ? Coba Dipikir Lagi

Buat kita yang merasa terkungkung dalam rutinitas harian untuk memenuhi kebutuhan hidup, rasa iri terhadap kehidupan para musisi kadang hinggap. Betapa enaknya jadi mereka, jadwal harian longgar dan fleksibel, bisa banyak berinteraksi dengan keluarga dan sahabat, quality time dengan quantity yang cukup. Tapi tunggu dulu, kalau anda memang berfikiran demikian berarti anda salah.