Berpindah Dalam Diam

Saat mandi dan memperhatikan aliran air bercampur buih sabun ke arah lubang pembuangan, saya melihat satu bentuk yang sangat familiar yaitu gambaran sebuah galaksi di jagat raya. Berputar berlawanan arah jarum jam, sebelum akhirnya menghilang turun ke pipa pembuangan. Saya sempat dibuat kaget, betapa miripnya kedua hal tersebut. Buih-buih sabun yang sangat kecil adalah bintang yang berjumlah jutaan, sehingga planet sama sekali tidak terlihat.

Menurut yang saya baca, waktu yang dibutuhkan matahari untuk berotasi satu kali mengelilingi pusat galaksi adalah sekitar 225-250juta tahun. Berarti posisi matahari tidak akan berada di titik yang sama sebelum 250 tahun di alam semesta. Dan ketika galaksi juga ternyata berotasi pada sebuah pusat, berarti matahari tidak akan berada dalam posisi yang sama selama waktu yang lama sekali. Artinya secara relatif di jagat raya, dalam keadaan diam pun kita tetap bergerak. Ketika setiap hari tidur di ranjang yang sama dalam posisi kamar yang sama, di alam semesta kita berubah tempat. Patung-patung kota yang sepertinya diam juga bergerak di jagad raya ini.

Jadi diam itu emas hanya berlaku di bumi, di jagad raya ?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s