Lelaki

Dia pikir jantan, ketika janin terjuntai tanpa pejantan.

Dia pikir gagah, gegabah merebah berapi menggagahi.

Dia pikir kuat, ketika murka sang Ayah menjadi kualat.

Dia pikir hebat, saat deritanya menerpa begitu berat.

Dia pikir teguh, ketika nikmat tersapu berjuta peluh.

Dia pikir mudah pergi berlari dari dosa yang membuntuti.
*untuk lelaki yang melakukannya pada kerabatku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s