Jurnal Pagi Jakartans: 10 Maret 2016

Pagi ini cuaca sangat cerah, matahari sudah keluar lebih pagi, bahkan saat karyawan Indomaret baru membuka folding gate tokonya. Saking cerahnya, tadi sempat melihat seorang lelaki berjemur, berjongkok di atas bangku-persis ayam, di depan sebuah toko yang menghadap Timur, rambutnya masih basah, entah sisa mandi atau cuma cuci muka.

Jalanan cenderung lebih lancar dari biasanya, mungkin akibat kalender merah kemarin, masih banyak yang BBM (Belum Bisa Move on). Padahal ya kemarin itu libur untuk menghormati Hari Raya Nyepi, tapi yang dibicarakan adalah gerhana matahari total. Di hari itu harusnya ada pemecahan rekor, jutaan orang bersamaan menanti datang bulan. Bahkan di radio kesayangan saya, pembahasan soal gerhana matahari ini masih terus berlanjut sampai perjalanan berakhir di kantor.

Pagi hari adalah milik para pedagang Bubur Ayam, Nasi Uduk, Ketoprak, Lontong Sayur dan Bakmie Ayam, bukan milik pedagang Obat Kuat dan Martabak, mungkin merekalah yang gak kenal pepatah “bangun pagi biar rejeki enggak dipatok ayam”. Sepanjang jalur perjalanan, saya bisa lihat penjual sarapan mana yang ramai dan laris, dan mana yang sepi. Kadang rasa penasaran bagaimana rasanya suka datang, dan bertekad kapan-kapan mau coba, tapi kapan?. Tapi bukan Jakarta namanya kalau tidak “urban”, kadang ditemukan juga penjual Apple Pie atau Sandwich a.la kaki lima yang dijual dengan mobil atau motor di pinggir jalan, harganya di bawah 20 ribu.

Hari ini saya melihat seorang polisi menilang satu mobil L300 pick-up berwarna hitam yang isinya penuh dengan pekerja proyek, entah PLN, PU, Telkom atau lainnya. Apakah terjadi transaksi atau tidak, saya pun tidak tahu. Jakarta memang dilengkapi orang-orang oportunis, yang kadang berharap keberuntungan, moga-moga enggak ketemu polisi, padahal mereka tahu itu pelanggaran. Tapi menyewa beberapa mobil tertutup tentu mengurangi keuntungan dibanding satu buah mobil pick-up.

Satu hal yang cukup menghibur di tengah padatnya jalanan Jakarta adalah memperhatikan sticker-sticker yang menempel di berbagai kendaraan. Sebuah mobil Honda Brio berwarna abu-abu ditempeli berbagai sticker, dan dari jauh saja terlihat kalau mobil itu milik anak komunitas Brio Owner, ada nomor anggota di salah satu sticker-nya. Tapi yang paling menarik adalah sticker a.la Happy Family, yang kali ini bertuliskan Keluargaku Surgaku, tapi isinya 8 orang, Papa-Mama dan 6 orang anak!, saya ketawa geli membayangkan seluruh keluarga itu berhjimpitan masuk di mobil Brio yang kecil. Ada juga sebuah mobil bertempelkan sticker-sticker amusement park seperti Taman Safari, The Jungle, Ocean Park dan lain-lain, bagus Pak, anda memang cinta keluarga!. Sempat di depan saya ada sebuah mobil Toyota Avanza warna Merah Marun metalik ditempel sticker Bus Mania, saking mania-nya di body mobil ditempel juga sticker HINO, ehmm jadi Hino Avanza nih?. Sticker yang menempel di sebuah bis Trans Jakarta menampilkan Raisa tersenyum manis dalam iklan salah satu perusahaan e-commerse. Sticker-sticker di helm pemotor juga tidak kalah seru, tapi yang paling mendominasi biasanya logo klub sepak bola eropa kesayangan, yang paling sering MU, PSG, Chelsea, AC Milan, Juventus, Barcelona dan Real Madrid, yang belum pernah saya lihat itu sticker Leicester City, kalau ada saya bisa cukup yakin kalau dia Glory Hunter.

Tadi sempat juga saya lihat sebuah motor matic menghentikan metromini dengan berhenti tepat di depannya, saya pikir dia ngajak berantem, ternyata penumpang boncengannya mau pindah ke kendaraan umum itu. Itulah Jakartans, tidak kenal takut, di sini hukum rimba (yang kuat adalah pemenang) tidak berlaku, yang berlaku yang nekat dan tengil adalah pemenang. Tak jarang sepeda motor yang kecil itu jadi raja di jalanan, karena ketengilannya.

Perjalanan AKAP (antar kota antar provinsi) saya berakhir di garasi kantor tepat jam 8.10 WIB. Langsung sarapan masakan istri tercinta, selamat makan!.

Jurnal hari lainnya 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s