Jurnal Pagi Jakartans: 17 Maret 2016

Meski sudah merasa pagi betul keluar rumah untuk berangkat kerja (sambil nganter anak sekolah), banyak juga profesi yang menuntut orang memulai aktivitas jauh lebih pagi. Pengantar koran – yang mungkin sebentar lagi akan punah – sudah pasti harus bangun lebih awal buat ambil barang sebelum disebar. Tukang sayur, yang selalu dikelilingi para wanita, sudah pasti juga datang ke pasar induk sangat awal sebelum berjualan di tempat mangkal biasanya. Saya yang setiap hari melewati sebuah padang golf, juga bisa melihat aktivitas para petugas dan crew dimulai sangat pagi. Tapi saya kurang melihat pentingnya sopir truk besar harus bangun pagi dan jalan saat orang-orang berangkat kerja. Mereka yang lamban, ngalangin dan kadang buang asap pekat harusnya tunggu arus kemacetan mereda, jam 9 atau 10-an lah berangkat. Pagi adalah milik kami.

Pagi ini langit abu-abu, meski matahari cukup cerah, warna langit yang sangat Jakarta. Perjalanan melalui jalur yang sama setiap hari kadang membuat suasana bosan, tapi untuk berbelok ke jalur alternatif adalah sebuah pertaruhan, kalau beruntung bisa lebih cepat, tapi kalau sial, malah jauh lebih lama, dan ujungnya telat ke kantor. Jalan di jalur yang sama terus-menerus pun tanpa disadari jadi sering bertemu wajah-wajah familiar, meski tidak kenal. Wajah ibu-ibu penjual nasi uduk, abang penjual bensin eceran, tukang parkir di sebuah mini market, polisi yang mengatur lalu lintas, polisi cepek di setiap persimpangan, sampai pengendara yang cenderung berangkat di jam yang sama.

Hal yang juga menarik kalau diperhatikan, jalanan juga adalah sebuah display buat beragam produk. Saya sering memperhatikan tas yang dipakai para pemotor, dari yang asli, KW sampai yang kurang yakin asli atau KW. Sepatu, jaket, helm juga demikian. Kendaraan yang berseliweran sendiri pun adalah sebuah display, beberapa menjual impian. Kalau sedang beruntung saya bisa lihat motor dan mobil impian yang diidam-idamkan. Motor yang saya mau adalah motor klasik dan gagah, boleh tua boleh baru juga. Pernah saya lihat sebuah motor BMW R27 warna broken white yang rapih sekali, kinclong dan keren, bikin mata melek, kalau enggak inget kerja, mungkin saya sudah membuntuti itu motor sampai puas. Mobil impian saya adalah mobil yang “laki banget” seperti Rubicon, atau mobil keluaran Land Rover, tadi pagi saya lihat sebuah Rubicon long chasis warna hitam mengkilap, bikin ngiler. Kemarin, saya ingat sekali berpapasan dengan sebuah Range Rover Evoque warna putih, sayangnya mobil yang aslinya gagah sekaligus cantik itu, harus “dinodai” sticker hello kitty di seluruh badannya … hello …! kenapa hello kitty?, jadi gagal paham. Mungkin pemiliknya benar-benar cinta anak dan keluarga.

Sebuah bank pelat merah, yang punya program tabungan berhadiah, memajang sebuah mobil niaga sebagai hadiahnya selama beberapa minggu, tapi kenapa beberapa hari belakangan mobilnya hilang?, padahal dudukan-nya masih ada. Mungkin sudah ada pemenangnya, pemenang yang beruntung. Beberapa puluh meter ke depan ada ruko jasa penyaluran dana bantuan untuk anak yatim dan kaum dhuafa, semoga pemenang yang beruntung tadi tidak lupa dengan mereka yang perlu di bantu. Jalanan memang kadang kontradiktif, misalnya, sebuah toko emas atau peralatan elektronik berjarak sedikit dengan Pegadaian. Sebuah kios rokok di sebelah Rumah Sakit Jantung. Wisata kuliner bersebelahan dengan tempat fitness atau gym. Tapi yang jelas Alfamart selalu dekat dengan Indomaret, mereka sepertinya tidak rela kalau tak selalu berdampingan atau berseberangan.

Pagi ini ditutup dengan kekesalan pada pengendara sepeda motor dari arah berlawanan, yang mengambil lajur kita untuk dapat masuk ke celah-celah polisi tidur yang terbuka. Hanya demi menghindari mengerem untuk naik ke polisi tidur tadi, mereka membahayakan diri dan orang lain.

Jurnal hari lainnya 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s