Jurnal Pagi Jakartans: 29 April 2016

Ketika baru saja sampai di tempat parkir sekolah anak dan mau mulai sarapan pagi, kegaduhan terdengar dari bagian belakang mobil. Sebuah mobil angkutan elf (berplat hitam) disetop oleh seorang petugas Dishub bermotor trail, dan dipaksa parkir persis di sebelah mobil saya. Seketika tanpa sopan santun, petugas dan sopir beradu mulut dengan cukup keras, berdebat soal…

Anakku Can Be All Four Seasons in One Day

Salah satu lagu favorit dari salah satu musisi favorit saya Sting adalah lagu berjudul All Four Seasons. Lagu ini menurut review-review kritikus, ditulis oleh sang maestro terinspirasi anak perempuannya. Sting memang jago bercerita melalui lirik yang luar biasa dan menggunakan perumpamaan-perumpamaan jenius dan brilian. Di lagu ini dia mengumpamakan mood dan emosi anak perempuannya selalu berubah-ubah,…

Kemping dengan Aroma Mistis di Gunung Puntang

Sudah lebih dari dua puluh tahun ketika terakhir kali mengunjungi tempat istimewa ini, tapi ingatan masih sangat jelas, cuacanya yang dingin, bentuk dan kontur tanahnya sampai baunya. 17 km sebelah selatan Kota Bandung, sebuah kawasan wisata alam yang tersohor, Gunung Puntang.  Siang di sini hampir sama, dingin, hanya gerak bayangan yang dibuat matahari yang berpindah….

Jurnal Pagi Jakartans: 11 April 2016

Lukisan Yang Maha Kuasa, pagi ini, itulah yang jadi perhatian utama, dan kuas dari lukisan itu cukup hanya satu, yaitu cahaya matahari. Warna keemasan sinarnya memperjelas bentuk-bentuk benda apapun yang dihinggapi, diperkuat bayangan-bayangan dan area gelap di baliknya. Saya lihat awan begitu memukau, bertumpuk-tumpuk, yang menghadap ke arah timur memantulkan warna kuning cahaya matahari, sedangkan…

Anjing-Anjing Pengendus

Lolongan melengking peluit anjing menyalak galak, udara jadi jalur merayap, meliuk menghindari pucuk-pucuk pohon beringin tinggi, menghampiri telinga, mengabarkan cemas pada tungkai agar berlari lebih depan. Biarlah anjing-anjing itu mengoyak pantat Binu sebelum aku, ganjaran buat pelari lamban. Binu, dialah lelaki yang berlari dua langkah di belakang, menyeretku dalam situasi ini, bodohnya aku, karena ternyata persahabatan…