Hidup di Era Drama

“Kita hidup dalam era drama” seorang kolega dengan mantap berteori. Sama sekali tidak salah, karena memang demikian. Sudah dua┬átahun kebelakang, teman-teman saling melukai hati di sosial media, termasuk saya sendiri, terutama ketika Pilpress berproses. Saya yang biasanya golput dan acuh pada politik, saat itu harus menunjukkan sikap, memihak salah satu. Sekarang, dinding-dinding sosmed kembali memanas,…