Teleportasi Ke Alam Baka

Rasanya tidak ada yang salah ketika 16 tahun lalu saya mantap memilih Fisika Quantum sebagai bidang yang akan didalami dan kemudian menjadi bagian dari hidup, dan tragisnya sekaligus menjadi bagian dari kematian. Sebuah kematian yang sama sekali tidak sederhana dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Dulu, saya hanya berfikir akan mati karena penyakit, misalnya diabetes atau…

Wawancara Imaginer: Engkong Sobari di Tahun Baru 2016

Sosok sepuh yang tak kenal lelah, di umurnya yang ke 80-an, Engkong Bari-panggilannya- masih berjualan buah dengan gerobak untuk menghidupi dia dan istrinya, Nyak Tarsini. Mangkal di depan sebuah ruko photo copy di lingkungan sebuah kampus sejak 35 tahun lalu. Mungkin karena itulah, Kong Bari akrab dengan dunia intelektual, mendengar para mahasiswa mengobrol dan berdiskusi….

Kisah Sabron Mencari Makan

Panas terik membakar jagad, Sabron abai tak mengindahkan. Mendamba receh dari pertigaan, tempat mobil acak boleh diurut. Bersyukur untuk bayangan, bisa berpindah saat kepanasan. Surya tegak waktunya buang lapar dahaga.

Di Bawah Nol Derajat bagian 3

74 orang mulai bergerak bersama dalam asa, mengurut jejak tapak kaki yang membentuk guratan kasar dibuat tiga pasang kaki tim pelopor. Sekarang jam menunjukkan empat lewat, waktu biasanya untuk menikmati segelas kopi dan sepotong roti bakar, waktu di mana bayangan memanjang menjauh dari peraduan matahari. Bripda Fadli bersama Galuh, satpam hotel di Jalan Antasari berjalan…

Di Bawah Nol Derajat bagian 2

Tiga Marinir sukarela siap dengan bekal baju tebal, perlengkapan dalam ransel dan tekad. Latihan mereka di laut, pantai, kota dan hutan, semuanya tropis. Dua hari ini mereka bertemu muka kekuatan alam lain yang tak pernah terlintas dalam benak, salju putih yang ganas, bukan jenis yang menyenangkan laiknya yang tampil di layar kaca.

Di Bawah Nol Derajat

Aksa menggerakkan kaki-nya yang terasa makin kaku, berlari menapakkan sepatu boot ke pijakan yang tak terlihat. Hembusan nafas tersengal mengembun menghangatkan wajahnya, silih beganti dengan dingin angin yang tak biasa. Gigi gemeretuk tak bisa ditahan, lidahnya ditekan ke langit-langit agar tak tergigit. Baju tebal berlapis-lapis membuat badannya berat, tapi itu yang membuatnya hangat. Deru angin…

Perjalanan 50ribu

Halo, saya ARQ729341, selembar uang Rp. 50.000,- dan ini kisah perjalanan saya Hari ini hari keberuntunganku, akhirnya keluar juga dari antrian di mesin ATM ini bersama 5 teman yang lain. Sekarang aku berada dalam dompet seorang perempuan bernama Kirana, dompet yang wangi, berwarna hijau muda. Setelah menunggu berhari-hari dalam kegelapan, dan bertumpukan, akhirnya aku bisa…

Lima Sekantor: Bagian 2

  Februari 2015 Sudah hampir dua minggu ini aku disibukkan dengan kerjaan, bahkan dua hari ini pun harus lembur padahal ini Minggu. Yang bikin sedih, hari ini adalah syukuran pindahan Efa ke rumah barunya di Jati Asih, dari sejak pernikahan mereka, aku udah janji mau bantuin kalau mereka menempati rumah baru. Dari hari Sabtu kemarin Andri, Bimo, Tika…

Lima Sekantor: Bagian 1

Lima Sekantor: Prakata Januari 2015 “Hey Cin, udah liat timeline fesbuk si Efa belom?” Tika setengah berteriak antusias saat masuk cafe, setengah pengunjung tertarik perhatiannya, tapi beberapa detik kemudian kembali normal setelah tahu siapa yang datang. “Heh berisik!” celetukan dari meja ujung. Tika merespon “iih kalo mau sepi sono ke rumah sakit!”, serentak ruangan cafe…

Lima Sekantor: Prakata

Sudah lama sekali saya punya keinginan menulis cerita baik berupa cerpen atau novel dalam bentuk buku, tapi sepertinya tidak punya cukup niat dan konsistensi untuk mewujudkannya. Awal tahun 2015, saya mulai mecoba menuliskan sebuah ide cerita yang tiba-tiba muncul di kepala. Secara menggebu-gebu mulailah cerita tersebut disusun dalam beberapa bulan awal, saya menulisnya di waktu-waktu…