Palsu

Pagi ini terasa menciut, sedang burung bercuit cicit. Cacat yang kau buat jadi catatan berat, menghambat kilat. Ada kalanya manusia khilaf karena kalap, ada kalanya karena lalai. Tapi lalai terulang adalah bodoh, bebal, keras sampai tulang. Proses yang kau kira progres adalah palsu, hasil nihil berbuah jemu. Hari ini kau berkata yang terucap dua purnama…

Karma, Bara Menyala

Bagi Samir sang tukang semir, menghadapi hidup sekarang semakin samar, bertahan dalam sumur sumir gelap. Dulu dia idola, ketika jagad berjoged, hari hura-hura pasti berpesta, turis berwajah tirus terlena merana, bule Bali tumpah ruah meliuk bagai Leak. Pantai petang menjadi benderang, menuju malam kelam, kilau riak berontak sontak. Perempuan pelampiasan bergerak girang, terus menaiki tangga…