Kerabat Pagi

Meski hari dibelah jadi rata antara setengah gelap dan setengah terang, hidup kita sering sekali enggak mengalaminya secara rata. Itu karena secara alami manusia membagi hidupnya selama 24 jam sehari ke dalam tiga bagian. Sepertiga untuk bekerja, sepertiga untuk istirahat dan sepertiga untuk aktivitas lain. Dan kebiasaan serta profesi menjadikan pembagiannya jadi berbeda-beda. Hansip (almarhum)…

Nota Muthia: Di Haribaan Karibia (Bag. 1)

HARI KEDUA Angin sejuk menerpa wajah, yang bila saja bercermin pastilah bahagia, sebuah kebahagiaan yang mustahil digambarkan. Tepat di depanku terhampar luas samudera Atlantik yang tenang, sedang matahari mulai melayang meninggalkan cakrawala yang kesepian jauh di sana, memantulkan cahaya emas di riak ombak biru pekat. Sepertinya awan tak kuasa mengganggu kebahagiaanku pagi ini, mereka berarak…

Cerita Baru

Menyiapkan sebuah cerita fiksi baru, tadinya sih niat untuk dibuat novel, tapi setelah dipikir-pikir masih belum puas untuk bisa disodorkan ke publisher dan lebih baik dibagikan saja di blog,  rencananya akan dipost dalam beberapa bagian, supaya enak dibaca dan tidak terlalu panjang. Sebuah kisah tentang seorang istri yang baru saja menjadi pengantin dan sedang dalam masa bulan madu. Dia…

Dunia Tipuan

Belakangan ini agak ramai soal perdebatan tentang teori bumi datar yang kembali diangkat oleh entah siapa, dan menjadi lebih menyeruak semenjak dikaitkan dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Menghindari perdebatan soal ayat-ayat tersebut (yang saya yakin diambil serampangan), pembahasan ini seperti sebuah kemunduran yang jauuuh sekali. Kepercayaan soal bumi datar ini berumur sangat tua, berasal dari kebudayaan-kebudayaan sebelum…

Jurnal Pagi Jakartans: 11 Juli 2016

Hari ini Senin pertama masuk kantor setelah cuti bersama liburan Idul Fitri 2016. Jakarta masih belum menunjukkan wajah sebenarnya, masih terlalu manis & ramah. Anak-anak sekolah masih menikmati libur panjang, sementara beberapa kantor baru masuk hari Rabu dan beberapa extend cuti sampai minggu depan. Jalanan masih lengang, ini situasi yang harus dinikmati. Tadi pagi seorang perempuan…

Kemana Perginya Menghargai Pendapat?

Sadar enggak sadar, sekarang penghakiman masal pada seseorang karena sebuah perbedaan pendapat sudah jadi hal biasa. Kadang, penghakiman itu diwujudkan dalam sebuah bully  yang sadis dan menjelma jadi pembunuhan karakter. Ketika anda berlawanan arus dengan gelombang mainstream, seketika menjadi pesakitan, dinilai bodoh, tak berotak, tak bermoral dan tidak punya empati. Kebenaran dibentuk dengan pendapat kebanyakan,…

Konsistensi VS Kebosanan

Dua hari yang lalu sempat menonton  Cak Lontong di salah satu program TV membahas soal kebosanan, tentu bahasannya dibawa dengan gaya humor yang cerdas dan mengena, khas dia, berbelit-belit mempermainkan kata dan diksi. “Kebosanan bukan diakibatkan karena sesuatu sering dilakukan” katanya, makan yang sering kita lakukan tidak pernah bikin kita bosan. Salah satu yang bisa bikin kita…

Ramadhan, Bulan yang Berbeda

Bulan yang istimewa itu sudah hadir, ke pintu hati kita. Bagaimana kita memperlakukannya yang berbeda-beda, akankah hanya menjadi tamu, yang kita jamu kemudian pergi, ataukah menjadi bagian diri kita sendiri, sebagai tuan rumah yang ramah. Yang jelas, bulan ini sangat berbeda bagi siapa pun, baik yang tingkat imannya surut maupun yang luber, bahkan bagi yang…

Perseteruan Dua Manchester yang Akan Memanas

Kabar selesainya deal dan negoisasi Manchester United dengan Jose Mourinho sudah mulai memanaskan suhu persaingan di kota Manchester. Kemungkinan, beberapa hari ke depan akan segera diumumkan ke publik. Persaingan duo Manchester akan semakin menarik mulai musim ini, karena dua alasan, pertama secara klub performa Manchester City sudah semakin baik (dalam hal pengelolaan bisnis dan strategi…

Lima Sekantor: Bagian 4

Juni 2015 Beban berat, itulah yang gue rasa sekarang, seperti bendungan yang udah gak sanggup lagi nampung air sungai. Sudah beberapa hari belakangan Tika curhat masalah pribadinya yang berat, super berat malah. Gue yang jadi keranjang sampah diminta dengan sangat enggak cerita ke siapa pun, termasuk Mita, Efa dan Bimo. Masalah ini ternyata berawal dari…

Jurnal Pagi Jakartans: 24 Mei 2016

Lampu-lampu jalan masih belum dimatikan, memancarkan pendar jingga tertelan sinar surya yang baru muncul. Pagi ini lebih lenggang dari kemarin, mungkin karena kemarin adalah hari pertama masuk sekolah dasar, karena seminggu sebelumnya mereka rehat. Motor-motor berkelebat cepat, berpacu lawan waktu, sedang para pengemudi roda empat hanya bisa pasrah, sambil sesekali mencuri kesempatan mendahului. Ketika pemotor…

Palsu

Pagi ini terasa menciut, sedang burung bercuit cicit. Cacat yang kau buat jadi catatan berat, menghambat kilat. Ada kalanya manusia khilaf karena kalap, ada kalanya karena lalai. Tapi lalai terulang adalah bodoh, bebal, keras sampai tulang. Proses yang kau kira progres adalah palsu, hasil nihil berbuah jemu. Hari ini kau berkata yang terucap dua purnama…