Kopi Pahit dan Ampas

Pagi ini sang asisten rumah tangga kantor (kantor apa rumah? kurang konsisten), menyajikan secangkir kopi pesanan saya. Biasanya dia menyediakan teh panas yang kadang tawar, kadang manis sesuai suasana hatinya. Sebelumnya, segera setelah duduk di kursi kerja, saya langsung pesan kopi-sebelum dia terlanjur menghidangkan teh, setengah berteriak ke arah dapur.