Di Bawah Nol Derajat bagian 3

74 orang mulai bergerak bersama dalam asa, mengurut jejak tapak kaki yang membentuk guratan kasar dibuat tiga pasang kaki tim pelopor. Sekarang jam menunjukkan empat lewat, waktu biasanya untuk menikmati segelas kopi dan sepotong roti bakar, waktu di mana bayangan memanjang menjauh dari peraduan matahari. Bripda Fadli bersama Galuh, satpam hotel di Jalan Antasari berjalan…

Di Bawah Nol Derajat bagian 2

Tiga Marinir sukarela siap dengan bekal baju tebal, perlengkapan dalam ransel dan tekad. Latihan mereka di laut, pantai, kota dan hutan, semuanya tropis. Dua hari ini mereka bertemu muka kekuatan alam lain yang tak pernah terlintas dalam benak, salju putih yang ganas, bukan jenis yang menyenangkan laiknya yang tampil di layar kaca.

Di Bawah Nol Derajat

Aksa menggerakkan kaki-nya yang terasa makin kaku, berlari menapakkan sepatu boot ke pijakan yang tak terlihat. Hembusan nafas tersengal mengembun menghangatkan wajahnya, silih beganti dengan dingin angin yang tak biasa. Gigi gemeretuk tak bisa ditahan, lidahnya ditekan ke langit-langit agar tak tergigit. Baju tebal berlapis-lapis membuat badannya berat, tapi itu yang membuatnya hangat. Deru angin…